Geometri dan Simetri dalam Struktur Patung Garuda Wisnu Kencana: Kajian Etnomatematika
Kata Kunci:
Garuda Wisnu Kencana, EtnomatematikaAbstrak
Kurangnya keterkaitan antara budaya lokal dan pendidikan matematika menjadi salah satu persoalan penting dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual. Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), sebagai simbol budaya Bali yang monumental, menyimpan unsur-unsur matematis yang belum banyak dimanfaatkan dalam pendidikan, khususnya dalam perspektif etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji elemen-elemen geometri serta simetri yang terkandung dalam struktur Patung GWK, serta menjelaskan keterkaitannya dengan nilai budaya dan konsep matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur patung mengandung bentuk-bentuk geometri seperti Persegi Panjang, Tabung, Segitiga dan Lingkaran, serta menampilkan pola simetri seperti simetri lipat dan reflektif yang tertata secara estetis. Temuan ini menunjukkan bahwa bangunan budaya tradisional dapat dijadikan media pembelajaran matematika yang kontekstual dan menarik. Kesimpulannya, penggabungan konsep etnomatematika dalam pembelajaran dapat menumbuhkan apresiasi budaya sekaligus meningkatkan pemahaman siswa terhadap matematika. Oleh karena itu, disarankan agar guru lebih banyak mengeksplorasi objek budaya lokal sebagai bahan ajar untuk menghubungkan matematika dengan kehidupan nyata siswa.
Referensi
Anisa, Y., Siregar, R. F., & Hafiz, M. (2023). Ethnomathematics as an Exploration of Cultural Mathematical Concepts in Traditional Indonesian Engklek Games. Asian Research Journal of Mathematics, 19(7), 65–75. https://doi.org/10.9734/arjom/2023/v19i7680
Kapela, I. M. A. (2018). Garuda Wisnu Kencana: a piece of art, a part of history. Bali Tourism Journal (BTJ), 2(1), 32–58. http://balitourismjournal.org32
Kemendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.
Mailani, E., Nur Rarastika, Chaterine Angelia Butar-Butar, Jesica Elsadhay Purba, & Devita Sari Purba. (2024). Pendekatan Etnomatematika dalam Pembelajaran Geometri Menggunakan Pola Lantai Rumah Adat Nusantara. Journal Educational Research and
Development | E-ISSN : 3063-9158, 1(2), 179–184. https://doi.org/10.62379/jerd.v1i2.121
Mutiarasari, K. A. (2023). Serba-serbi Patung GWK Bali: Profil Hingga Sejarah Berdirinya. DetikNews. https://news.detik.com/berita/d-6558782/serba-serbi-patung-gwk-bali-profil-hingga-sejarah-berdirinya
Novanda, D., Syafira, F., Noviana, N., & Zuhdi, M. S. (2023). Pengaruh Daya Tarik Budaya Tari Kecak Sebagai Motivasi Wisatawan Berkunjung Ke Garuda Wisnu Kencana. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(7), 138–143.
Nur’aini, Harahap, D. (2017). Pembelajaran Matematika Geometri Secara Realistis Dengan GeoGebra. Teori Dan Terapan Matematika, 16(2).
Richardo. (2016). Peran Ethnomatematika Dalam Penerapan Pembelajaran Matematika Pada Kurikulum 2013. Literasi, 7(2).
Ristanti, A. M., & Murdiyani, N. M. (2021). Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika yang berorientasi pada kemampuan literasi matematis siswa SMP. Ethnomathematics Journal, 2(2), 80–91. https://doi.org/10.21831/ej.v2i2.43302
Safitri, A. W. (2023). Eksplorasi Etnomatematika Budaya Lokal Indonesia Pada Rumah Adat Joglo Di Desa Dasri Kabupaten Banyuwangi. Sigma: Jurnal Pendidikan Matematika, 15(2), 169–183. https://doi.org/10.26618/sigma.v15i2.11769
Simbolon, R. (2024). Literature Study: Integration of Ethnomathematics in Mathematics Learning in Schools. JMEA : Journal of Mathematics Education and Application, 3(2), 70–76. https://doi.org/10.30596/jmea.v3i2.20332
Sriyani, Z. I., Sari, A. F. A., Shilfiana, A., Solehuddin, M. S., & Sueca, I. G. M. (2024). Eksplorasi Etnomatematika Geometri pada Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali. Jurnal Akademik Pendidikan Matematika, 10(2), 104–109. https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/matematika
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Supina. (2019). Pengetahuan Wisatawan Mancanegara atas Kehadiran Patung Garuda Wisnu Kencana sebagai Ikon Pariwisata Indonesia. Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(2).
Verheijen, B., & Darma Putra, I. N. (2020). Balinese cultural identity and global tourism: the Garuda Wisnu Kencana Cultural Park. Asian Ethnicity, 21(3), 425–442. https://doi.org/10.1080/14631369.2019.1641691
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Farah Alayya, Imelda Avritasari, Risqi Lutfiyani, Juwita Rini

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.