Matematika dalam Budaya: Analisis Etnomatematika dalam Susunan Gebogan pada ritual keagamaan di Bali
Kata Kunci:
Etnomatematika, Gebogan, BaliAbstrak
Dalam kebudayaan Bali terdapat sebuah sesaji yang biasa dikenal dengan gebogan, yaitu susunan buah, jajanan, dan bunga yang ditata secara bertingkat untuk dipersembahkan dalam upacara keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnografi, dimana data diperoleh melalui dokumentasi, observasi, serta kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyusunan gebogan sesaji melibatkan penerapan konsep matematika, terutama pada aspek geometri dan pola bilangan. Contohnya, susunan buah pada gebogan menyerupai bentuk kerucut, ukuran jumlah buah yang menunjukkan konsep geometri transformasi dilatasi, sedangkan jumlah tingkatan buah umumnya mengikuti pola tertentu yang dapat dijelaskan dengan konsep rasio atau barisan bilangan. Hal ini membuktikan bahwa tradisi gebogan dimasyarakat Bali tidak hanya sarat makna religius, tetapi juga mengandung penerapan matematis. Dengan demikian, gebogan dapat dipandang sebagai wujud nyata dari etnomatematika.
Referensi
Susanto, D., Sihombing, S. K., Radjawane, M. M., Candra, Y., & Sinambela, D. (2021). Matematika untuk SMA/SMK kelas XI. Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://static.buku.kemdikbud.go.id/content/pdf/bukuteks/kurikulum21/Matematika-BS-KLS-XI.pdf
Alonso, M. T., Martinez-Sykora, A., Alvarez-Valdes, R., & Parreño, F. (2022). The pallet-loading vehicle routing problem with stability constraints: The pallet-loading vehicle routing problem with stability constraints. Second revision. European Journal of Operational Research, 302(3), 860–873. https://doi.org/10.1016/j.ejor.2022.01.035
Calzavara, G., Iori, M., Locatelli, M., Moreira, M. C. O., & Silveira, T. (2025). Mathematical models and heuristic algorithms for pallet building problems with practical constraints. Annals of Operations Research, 350(1), 5–36. https://doi.org/10.1007/s10479-021-04349-w
Krisnawan, C. A., Antika, C. F., Ramadan, A. B., Fuady, A. S., Yeni, R., & Khairiah, A. (2023, September). Studi Etnobotani Pemanfaatan Tumbuhan Dalam Upacara Adat Galungan Umat Hindu. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 3, No. 1, pp. 49-57).
Dewi, E. K., & Darmastuti, P. A. (2021). Eksplorasi Elemen Estetis Gebogan pada Desain Interior ADI Spa Bali. Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun, 1(1), 29-39.
Gita, A., & Heni, P. (2020). Peranan Permainan Tradisional Engklek dalam Mengembangkan Kemampuan Matematika di Sekolah Dasar. JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah, 6(1), 66–77.
Harimbawa, P. (2015). Gebogan Sebagai Inspirasi Dalam Penciptaan Seni Lukis. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Juniarta, I. N., Sudiana, I. N., & Hartini, N. P. (2022). Composition karawitan Bali" Pajegan"| Komposisi Karawitan Bali “Pajegan”.
GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 2(1), 25-31.
Rudiarta, I. W., & Rajendra, I. M. (2023). Ekspresi Nilai Estetika dalam Tetandingan Banten Gebogan. Jnanasiddhanta: Jurnal Teologi Hindu, 4(2), 101-110.
Kou, D., & Deda, Y. N. (2020). Range: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 Tahun 2020 Dominikus Kou, dkk. 2(1), 1–7
Mawaddah, S. (2018). Mengembangkan kemampuan berpikir logis dengan pendekatan etnomatematika. In Prosiding Seminar Nasional Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia (Vol. 1, No. 1, pp. 501-511)
Muhammad, I. (2023). Penelitian Etnomatematika Dalam Pembelajaran Matematika (1995- 2023). EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 427–438. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i1.276
Nandaryani, N. W., & Brahmanta, I. W. A. P. (2020, October). Aesthetics Of Form And Function Of Dulang Bali. In Proceeding International Conference on Information Technology, Multimedia, Architecture, Design, and E-Business (Vol. 1, pp. 383-390).
Wisuda, P. P. T., & Subrata, I. N. (2021). Konstruksi Banten Gebogan pada Era Golobalisasi di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 12(1), 102-115.
Rusita, N. L. M., Lestawi, I. N., & Supandi, I. N. A. (2018). Tradisi Mapeed Dalam Upacara Dewa Yadnya Di Pura Agung Giri Jagat Natha Desa Pakraman Ketewel Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Jurnal Penelitian Agama
Hindu, 2(1), 120. https://doi.org/10.25078/jpah.v2i1.457
Sadono, S. (2023). Budaya Nusantara. Uwais Inspirasi Indonesia.
Tarigan, R. (2021). Perkembangan Matematika Dalam Filsafat Dan Aliran Formalisme Yang Terkandung Dalam Filsafat Matematika. Sepren, 2(2), 17–22. https://doi.org/10.36655/sepren.v2i2.508
Turmuzi, M., Sudiarta, I. G. P., & Suharta, I. G. P. (2022). Systematic Literature Review: Etnomatematika Kearifan Lokal Budaya Sasak. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 397–413. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i1.1183
Widyastuti, M. (2021). Peran kebudayaan dalam dunia pendidikan the role of culture in the world of education. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan Dan Wawasan Kebangsaan, 1(1). 54–64. https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v1i1.810
Wisuda, P. P. T., & Subrata, I. N. (2021). Konstruksi Banten Gebogan pada Era Golobalisasi. Sanjiwani Jurnal Filsafat, 12(1), 99–112.
Wulandari, D., & Hardhienata, S. (2025). Modeling and Optimization of Increasing Teacher Innovativeness Based on Local Wisdom and Technological Literacy. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(5), 774-779.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Risky Ardian, Nadhifa Zulfa Shafira Aziz, Dewi Nufaisatunnida, Ahmad Faridh Ricky Fahmy

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.