Eksplorasi Konsep Matematika dan Kestabilan Bade Meru Tumpang 11 Dalam Upacara Ngaben: Studi Etnomatematika di Bali
Keywords:
Etnomatematika, Bade Meru Tumpang 11, Stabilitas StrukturalAbstract
Penelitian ini mengkaji hubungan antara matematika dan budaya dalam pembuatan Bade Meru Tumpang 11 yang digunakan dalam upacara Ngaben di Bali, melalui pendekatan etnomatematika. Bade Meru Tumpang 11 adalah struktur ritual kompleks yang melambangkan tingkatan spiritual dalam masyarakat Hindu Bali dan memerlukan perhitungan matematis yang cermat untuk memastikan kestabilan dan keseimbangannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi, melibatkan observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bade Meru Tumpang 11 memanfaatkan konsep matematika seperti geometri, rasio, simetri, dan pola bilangan, serta prinsip etnomatematika untuk mencapai keseimbangan struktural dan fungsionalnya. Struktur Bade Meru Tumpang 11, yang terdiri dari beberapa tingkat dan berfungsi sebagai wadah jenazah, mencerminkan penerapan prinsip-prinsip matematika dalam desain dan pembuatannya. Hasil ini mengungkapkan bahwa konsep matematika tidak hanya diterapkan dalam konteks akademis tetapi juga terintegrasi dalam praktik budaya yang memiliki nilai-nilai spiritual dan sosial. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang bagaimana matematika dan budaya saling terkait, serta pentingnya melestarikan kearifan lokal melalui praktik tradisional
References
Aprianti, S. N., Rusmana, I. M., & Setiadi, A. (2023). Eksplorasi Etnomatematika Bale Bengong pada Rumah Tradisional Bali. Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 455–464.
Darmayasa, J. B. (2016). Eksplorasi Ethnomathematics Dalam Ajaran Asta Kosala-Kosali Untuk Memperkaya Khasanah Pendidikan Matematika. Prosiding Seminar Nasional MIPA, 1–7.
Iskandar, A. M., Amir, A., Alam, S., & Herlina, A. (2022). Sustainability Of Ngaben Culture In Balinese Transmigration. International Journal Of Educational Research & Social Sciences, 3(4), 1335–1340.
Jayanti, N. P. S. (2023). Kajian Etnomatematika Pada Struktur Bade. Universitas Pendidikan Ganesha Bali.
Murtini, N. W., & Puronomo, I. M. B. A. (2022). Upacara Ngaben: Kontestasi Masyarakat dan Daya Tarik Wisata . Jurnal Penerangan Agama, Pariwisata Budaya, Dan Ilmu Komunikasi , 1(1), 70–74.
Nabila Pramesti, S., Krisnina Maharani, K., Kadek Sintya Dewi, N., Made Ariyani Kumala Sari, N., Eka Audria Maharani, P., & Putu Pasek
Suryawan, I. (2024). Kajian Etnomatematika Bangunan Adat Di Desa Penglipuran Dan Upaya Memperoleh Pengetahuan Sebagai Sumber Belajar Matematika Bermakna. Prosiding MAHASENDIKA III, 446–456.
Putra, I. K. S., & Santosa, D. B. (2020). Bade dalam Prosesi Ngaben Masyarakat Bali. Kepel Press.
Putri, P. E. W. (2019). Etnomatematika Pada Kestabilan Suatu Meru Bali.
Setyowati. (2006). Etnografi Sebagai Metode Pilihan Dalam Penelitian Kualitatif Di Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 10, 35–40.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Susilo Adi Prayoga, Hidayatul Fajriyah, Destiana Apriliyani; Ni Made Tarisa Dian Aritisna; Heni Lilia Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.