Internalisasi Nilai Gotong Royong pada Anak Usia Dini : Strategi dan Dampak terhadap Perkembangan Sosial

Penulis

  • Lailatul Esa Mukaromah Universitas Islam Negeri K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Alviana Zahra Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Rafsya Syakila Tuffahati Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Kata Kunci:

Gotong Royong, Anak Usia Dini, Internalisasi Nilai, Perkembangan Sosial

Abstrak

Gotong royong merupakan nilai luhur budaya Indonesia yang perlu diterapkan sejak dini untuk membangun karakter dan kemampuan sosial anak. Di tengah maraknya pola hidup individualisme, internalisasi nilai gotong royong menjadi langkah kongkret dalam membangun sikap kerjasama, empati, tanggung jawab dan kesadaran ekuitas pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi internalisasi nilai gotong royong pada anak usia dini serta dampaknya bagi perkembangan sosial anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang diterbitkan dalam rentang 5 tahun terakhir. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penelusuran literatur secara sistematis, dan analisis data menggunakan metode analisis isi yang mencakup penyaringan data, pengelompokan, penafsiran, abstraksi. Hasil kajian menegaskan bahwa internalisasi nilai gotong royong dapat diperoleh dari pembiasaan kegiatan kelompok, permainan kooperatif, proyek kolaborasif, keteladanan orang tua dan guru, serta Integrasi nilai gotong royong dalam kegiatan pembelajaran. Temuan studi sebelumnya menunjukkan bahwa internalisasi strategi tersebut memperkuat terhadap perkembangan sosial anak, khususnya pada peningkatan kemampuan bekerjasama, komunikasi interpersonal, empati, toleransi, tanggung jawab, dan kemampuan dalam menyelesaikan konflik secara konstruktif. Dengan demikian, anak yang ikut serta dalam aktivitas gotong royong cenderung mempunyai nilai partisipasi sosial dan kepedulian yang tinggi. Internalisasi nilai gotong royong sejak usia dini memberikan strategi efektif dalam mendukung perkembangan sosial anak. Kerjasama antara keluarga, guru, dan lingkungan sekitar dibutuhkan untuk dapat menciptakan pengalaman sosial yang konsisten sehingga nilai gotong royong tertanam secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari anak usia dini..

 

 

 

Diterbitkan

2026-10-09

Cara Mengutip

Internalisasi Nilai Gotong Royong pada Anak Usia Dini : Strategi dan Dampak terhadap Perkembangan Sosial. (2026). SINAU : Seminar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, 2, 387-394. https://proceeding.uingusdur.ac.id/index.php/sinau/article/view/3960