Aktivitas Pemerolehan Berbahasa Anak Berkebutuhan Khusus di KB Cempoko Legokclile Pekalongan
Kata Kunci:
Pemerolehan Bahasa, Aktivitas Berbahasa, Anak Berkebutuhan KhususAbstrak
Pemerolehan bahasa merupakan suatu proses yang terjadi di dalam otak seorang anak pada saat ia memperoleh bahasa pertamanya atau bahasa ibu yang berarti pemerolehan bahasa mengenai bahasa pertamanya. Fungsi otak dan alat bicara manusia yang normal tentu dapat berbicara dengan baik. Adapun hambatan terlihat dari tidak seimbangnya perkembangan bahasa dengan anak normal dan khusus. Meskipun demikian mereka juga mempunyai hak yang sama dengan anak normal untuk memperoleh bahasa sebagai alat berkomunikasi dengan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas pemerolehan berbahasa Anak Berkebutuhan Khusus di Lembaga Pendidikan KB Cempoko Legokclile Bojong, Kab. Pekalongan. Penelitian ini memanfaatkan metode dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan observasi partisipan disertai dengan wawancara narasumber yang relevan. Sampel Penelitian ini adalah satu anak berkebutuhan khusus di KB Cempoko Legokclile Bojong, Kab. Pekalongan. Data yang dikumpulkan berupa metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemerolehan bahasa anak berkebutuhan khusus ini bukan hanya dipengaruhi faktor rangsangan saja, tetapi juga dengan mengadakan respon pada seperangkat peralatan. Adapun dua faktor yang mempengaruhi keterlambatan berbahasa anak berkebutuhan khusus, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal diperoleh dari kesiapan diri sendiri yang menyangkut kesiapan sensorik, motorik, dan kognitif anak yang bersangkutan. Kemudian faktor eksternal melalui lingkungan keluarga dan sekolah. Dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan pada kebutuhan anak berkebutuhan khusus untuk meningkatkan pemerolehan bahasa mereka.

