Peningkatan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Bermain Sensori Melukis di TK Daxen Air

Penulis

  • Nurul Izza Universitas Cendekia Abditama
  • Rosita Universitas Cendekia Abditama

Kata Kunci:

kemampuan motorik halus, bermain sensori melukis, anak usia 4-5 tahun

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan bermain sensori melukis di TK Daxen Air. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain sensori melukis dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak dari prasiklus, siklus I, hingga siklus II. Pada kondisi prasiklus, kemampuan motorik halus anak masih rendah denga presentase nilai anak yang terendah  28% dan nilai  tertinggi 40% di karena kegiatan pembelajaran yang diberikan kurang bervariasi dan belum memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi secara langsung. Pada siklus I kemampuan motorik halus anak mulai meningkat dengan presentase anak yang nilai terendah 56% dan nilai tertinggi 61%, tetapi hasil yang diperoleh belum mencapai indikator keberhasilan sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II. Setelah tindakan diperbaiki, kemampuan motorik halus anak meningkat secara lebih optimal dengan presentase anak yang nilai terendah 71 dan nilai tertinggi 88%. Kegiatan bermain sensori melukis memberikan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, kreatif, dan bermakna sehingga anak lebih terampil dalam mengoordinasikan gerakan tangan, jari, dan koordinasi mata-tangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain sensori melukis efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK Daxen Air.

Diterbitkan

2026-09-18

Cara Mengutip

Peningkatan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Bermain Sensori Melukis di TK Daxen Air. (2026). SINAU : Seminar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, 2, 216-222. https://proceeding.uingusdur.ac.id/index.php/sinau/article/view/3998