Pengembangan Budaya Literasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini di TK ABA Binagriya
Kata Kunci:
Literasi Anak Usia Dini, Pembelajaran Literasi, Perkembangan Bahasa, Peran Guru Dan Orang Tua, TK ABA Binagriya.Abstrak
Literasi merupakan kemampuan dasar yang sangat penting untuk dikembangkan sejak usia dini karena menjadi fondasi bagi keberhasilan anak dalam proses belajar pada jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian literasi pada anak usia dini, menjelaskan pentingnya perkembangan literasi sejak dini, mendeskripsikan perkembangan literasi anak di TK ABA Binagriya, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat perkembangan literasi, menjelaskan peran guru dan orang tua dalam pengembangan literasi, mengetahui metode pembelajaran literasi yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini, menumbuhkan kesadaran pentingnya budaya membaca sejak dini, serta menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran literasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan pengembangan literasi di TK ABA Binagriya dilaksanakan melalui berbagai metode yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, antara lain bermain kartu huruf, bermain peran, mendongeng, bernyanyi, bermain tebak gambar, membaca nyaring, menulis kreatif sederhana, serta kegiatan motorik yang dikombinasikan dengan pengenalan huruf dan angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan berbagai metode pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan mampu meningkatkan kemampuan literasi anak, seperti mengenal huruf, memahami kosakata, berkomunikasi secara lisan, serta menumbuhkan minat membaca. Faktor pendukung perkembangan literasi meliputi ketersediaan media pembelajaran, lingkungan belajar yang kondusif, serta keterlibatan aktif guru dan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan anak, kurangnya stimulasi literasi di rumah, dan keterbatasan sarana pendukung. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan keluarga sangat diperlukan untuk mengoptimalkan perkembangan literasi anak sejak dini.

