Strategi Mengatasi Anak Pemalu Pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Kata Kunci:
Anak Pemalu, Pendidikan Anak Usia Dini, Perkembangan Social-EmosionalAbstrak
AbstrakPerilaku pemalu pada anak usia dini termasuk salah satu permasalahan sosial-emosional yang berpotensi menghambat perkembangan keterampilan komunikasi, interaksi sosial, serta kepercayaan diri anak. Oleh sebab itu, diperlukan strategi yang sesuai untuk membantu anak mengurangi rasa malu dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan berbagai strategi yang dapat digunakan dalammenangani perilaku pemalu pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menerapkan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber pustaka yang meliputi buku, artikel jurnal, prosiding, serta hasil penelitian relevan yang dipublikasikan dalamperiode 2016–2026Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data menurut Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku pemalu dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti karakteristik kepribadian, pola asuh, lingkungan keluarga, dan pengalaman sosial anak. Strategi yang dinilai efektif dalammengatasi perilaku pemalu mencakup pemberian penguatan positif (positive reinforcement), aktivitas bermain sosial, permainan kelompok kecil, pembiasaan berkomunikasi, metode read aloud, penerapan scaffolding yang berlandaskan teori Zona Perkembangan Proksimal (ZPD), serta penggunaan participant modeling. Keberhasilan strategi tersebut didukung oleh kolaborasi antara guru dan orang tua dalammenciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan suportif bagi perkembangan sosial-emosional anak.

