MENGENALKAN BUDAYA MALU SEBAGAI PONDASI AWAL PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI

Penulis

  • Rofika Yulianti UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Mohammad Irsyad UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Kata Kunci:

shame culture, sex education, early childhood

Abstrak

Pendidikan seksual adalah membimbing serta mengasuh seseorang agar mengerti tentang arti, fungsi dan tujuan seks. Pendidikan seks mengajarkan kepada anak tentang bagaimana baiknya mereka berpakaian. Langkah awal yang dapat dilakukan dalam pendidikan seks AUD ialah dengan mengajarkan budaya malu pada anak. Tujuan dari penulisan ini ialah agar orang tua bisa mengajarkan budaya malu kepada anak-anaknya sejak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diambil dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan budaya malu pada anak sejak dini akan berdampak baik pada anak. Anak dapat menjaga batasannya dalam menjaga auratnya serta mampu mengetahui bagaimana cara merawat alat kelamain mereka dengan baik.

Diterbitkan

2024-07-09

Cara Mengutip

MENGENALKAN BUDAYA MALU SEBAGAI PONDASI AWAL PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI. (2024). SINAU : Seminar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 316-323. https://proceeding.uingusdur.ac.id/index.php/sinau/article/view/2277