Implementasi Proyek Loosepart Berbasis Deep Learning dalam Mengembangkan Kreativitas Anak di TKIT As-Salima Magelang
Keywords:
kreativitas anak, loosepart, Deep Learning, pembelajaran proyekAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi proyek loosepart berbasis deep learning yang dirancang untuk mengembangkan kreativitas anak usia 4-5 tahun di TKIT As-Salima Magelang. Pendekatan kualitatif deskritif digunakan dengan subjek anak yang berusia 4-5 tahun yang berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran proyek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek loose part diimplementasikan melalui tahap eksplorasi, eksperimen, dan kreatifitas. Tahap eksplorasi membangun orientasi anak terhadap topik dan karakteristik bahan; tahap eksperimen mendorong anak menguji bentuk, fungsi, dan susunan bahan yang potensial; sedangkan tahap kreatif memungkinkan mereka menghasilkan karya, menjelaskan prosesnya, dan merefleksikan pengalaman mereka. Prinsip Pembelajaran berbasis deep learning terlihat jelas pada keterlibatan anak dalam memahami pengalaman, menghubungkan pengetahuan sebelumnya, memecahkan masalah sederhana, berkolaborasi, dan mengkomunikasikan gagasan. Kreativitas berkembang melalui kemampuan imajinatif, rasa ingin tahu, dan rasa percaya diri, keberanian mengambil risiko, dan kemandirian berpikir. Dengan demikian, proyek loose part berbasis deep learning merupakan strategi pembelajaran PAUD yang relevan digunakan, karena mengalihkan aktifitas dari sekedar meniru contoh menuju proses penciptaan yang bermakna.


