Implementasi Game-Based Learning dalam Mengembangkan Kesiapan Literasi Anak pada Masa Transisi di TKIT Al Ansor Rajeg Kabupaten Tangerang
Keywords:
Game-Based Learning, Kesiapan Literasi, Transisi PAUD-SD, Alat Permainan Edukatif (APE)Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara prinsip belajar melalui bermain pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan tuntutan literasi akademik di sekolah dasar, yang diperkuat oleh tingginya harapan orang tua terhadap kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, media, evaluasi, serta peran dan hasil implementasi Game-Based Learning (GBL) dalam mengembangkan kesiapan literasi anak pada masa transisi PAUD-SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri atas kepala sekolah, dua guru kelas, dan tiga orang tua anak kelompok B (usia 5–6 tahun). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GBL diterapkan secara sistematis melalui modul ajar adaptif berbasis Alat Permainan Edukatif (APE) dan media digital, seperti permainan Tebak Kata, Monopoli, Engklek, dan Labirin Literasi. Evaluasi dilakukan secara autentik melalui checklist perkembangan, hasil karya anak, serta program parenting. Implementasi GBL terbukti memfasilitasi perkembangan bahasa, komunikasi sosial, fungsi kognitif, motorik halus, dan sosial-emosional, sehingga meningkatkan kesiapan literasi anak secara holistik serta mendukung transisi PAUD-SD yang seimbang, menyenangkan, dan adaptif.


