Strategi Penanaman Nilai Moderat pada Anak Usia Dini di Bali
Kata Kunci:
Penanaman, moderasi beragama, , anak usia diniAbstrak
Bali tetap menjadi tujuan wisata yang menarik bagi orang lokal maupun wisatawan asing, karena Masyarakat bali tetap menjaga nilai toleransi yang tinggi. Meskipun demikian, ada dorongan untuk lebih memperhatikan masalah diskriminasi terkait moderasi beragama. Nilai-nilai kearifan yang dimiliki Bali dapat menjadi contoh, terutama bagi anak-anak usia dini. Pulau ini kaya akan warisan budaya yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang nilai-nilai keagamaan di Bali pada anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agama yang ada di bali sudah di ajarkan oleh anak sejak usia dini melalui kegiatan pengenalan nilai-nilai ajaran agama yang masih sangat erat di pengang oleh masyarakat yang ada di sana. Dengan kegiatan yang pertama yaitu pengenalan nilai keagamaan serta ajaran-ajaran leluhur yang ada di Bali. Sedangkan yang kedua adalah sebagian besar masyarakat Bali masih memegang nilai toleransi budaya, dengan menanamkan nilai-nilai kebudayaan yang patut kita hargai. Selain itu, kegiatan ini juga membantu anak usia dini untuk memahami aspek motorik, kognitif, sosial, dan emosionalnya.

