Analisis Pengaruh Gangguan pada Anak yang Mengakibatkan Kesulitan Menyimak Cerita Pendek di RA Raudhotussibyan Hadirul Ulum Kedungpedati
Kata Kunci:
Kata Kunci: Mendengarkan, dan CeritaAbstrak
Abstrak
Perkembangan bahasa anak usia dini memegang peranan penting dalam perkembangan kognitif dan sosial, khususnya keterampilan mendengarkan. Hambatan pendengaran pada anak usia dini menjadi masalah yang sungguh mempengaruhi perkembangan bahasa dan kemampuan komunikasi anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan kasus pembelajaran listening yang dipandang sebagai faktor penyebab terjadinya penyimpangan pada anak di RA RAUDHOTUSSIBYAN HADIRUL ULUM KEDUNGPEDATI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memperoleh data secara sistematis, faktual dan akurat. Data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada ulasan kali ini kita akan membahas secara komprehensif tentang gangguan pendengaran pada anak usia dini. Anak dikondisikan di dalam kelas untuk siap berpartisipasi dalam pembelajaran mendengarkan cerita. Guru kemudian menguraikan isi cerita yang akan disampaikan kepada siswa. Anak-anak mendengarkan cerita yang disampaikan, dan ketika guru bercerita, guru menghentikan cerita dan meminta untuk melanjutkan cerita untuk mengetahui siswa mana yang mendengarkan dan memahami cerita tersebut. Setelah guru selesai bercerita, guru akan melakukan sesi tanya jawab untuk mengungkapkan pendapatnya sendiri terhadap cerita yang baru saja didengar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) kesulitan pendengaran yang dialami Siswa X. (2) Gangguan berbahasa disebabkan oleh gangguan mental psikososial dan intelektual anak. (3) Motivasi guru mempunyai pengaruh yang besar terhadap kasus yang dialami Siswa X. (4) Siswa X memerlukan perhatian khusus dalam proses pembelajaran keterampilan mendengarkan.
Kata Kunci: Mendengarkan, dan Cerita

