PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF

Penulis

  • Aenun Nisa Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan image/svg+xml
  • Fitrotul Awalia Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan image/svg+xml
  • Maratul Khusna Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan image/svg+xml
  • Muhammad Khansa Maulana Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan image/svg+xml
  • Nasilah Dewi Rahma Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan image/svg+xml
  • Nunung Hidayati Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan image/svg+xml

Kata Kunci:

Principal, Differentiated Learning, Information Technology, Inclusive Elementary School, Leadership

Abstrak

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran kepala sekolah dalam mendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis teknologi informasi di Sekolah Dasar Inklusif, serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan dalam mengatasi berbagai kendala yang ada di Sekolah tersebut guna menciptakan pembelajaran yang inklusif dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik data dikumpulkan melalui kajian teoritis, observasi, dan dokumentasi di salah satu Sekolah Dasar Inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran, fasilitator, dan penggerak perubahan. Dukungan yang diberikan mencakup penyediaan infrastruktur teknologi, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, serta penciptaan budaya kolaboratif di lingkungan sekolah. Dalam menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya literasi digital, serta kurangnya pengetahuan mengenai iptek, kepala sekolah mengupayakan berbagai langkah adaptif, seperti membangun kerja sama dengan pihak luar,  mengelola sumber daya secara efektif, dan mendorong inovasi pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya kepemimpinan kepala sekolah dalam mengoptimalkan pembelajaran berdiferensiasi yang responsif terhadap kebutuhan semua peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus.

Referensi

Diterbitkan

2025-07-04