UPAYA GURU UNTUK MENGINTEGRASIKAN KETERAMPILAN KREATIF DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI KELAS 1 SDN 03 LEGOKGUNUNG
Kata Kunci:
kreativitas, Peran guru, Pembelajaran abad 21, Project based learning, Inovasi pembelajaranAbstrak
Keterampilan keatif merupakan keterampilan yang diperlukan peserta didik dalam
menghadapi tantangan global, namun pada kenyataannya kreativitas siswa dalam kegiatan
pembelajaran masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari kurangnya keterlibatan aktif siswa
dalam proses belajar di kelas. Selain itu, siswa juga jarang menyampaikan ide atau
pendapatnya, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang kreatif dan inovatif. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh guru dalam mengintegrasikan
keterampilan berpikir kreatif ke dalam proses pembelajaran di kelas 1 SDN 03 Legokgunung.
Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian field research. Teknik
pengumpula data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk
teknik analisis data yang digunakan adalah model miles and huberman (reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai metode untuk menumbuhkan kreativitas, seperti penerapan
model project based learning, penggunaan permainan edukatif, diskusi kelompok, serta
penyampaian pertanyaan. Meski demikian, terdapat hambatan seperti keterbatasan fasilitas
teknologi dan belum tersedianya instrumen penilaian kreativitas yang terstruktur. Oleh
karena itu, diperlukan pengembangan sistem penilaian yang sistematis serta peningkatan
sarana pembelajaran guru yang mendukung kreativitas siswa secara maksimal. Pada
penelitian ini menegaskan bahwa pentingnya peran aktif guru dalam menciptakan
lingkungan belajar yang mendorong pemikiran kreatif siswa sejak dini. Dengan memberikan
ruang bagi siswa untuk berkolaborasi, guru tidak hanya berfungsi sebagai fasilitator
pembelajaran, tetapi juga sebagai pengarah dalam pengembangan potensi siswa. Pendekatan
pembelajaran yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan siswa menjadi kunci dalam
menumbuhkan budaya berpikir kreatif di dalam kelas.
