THE ROLE OF SOCIAL MEDIA IN PREVENTING RADICALISM

Penulis

  • Noorma Fitriana M. Zain IAIN Pekalongan

Kata Kunci:

Radicalism, Social Media

Abstrak

Abstract: Globalization as a historical process and economic trend has influenced the social structure of society, including religion. At its extreme point, globalization has brought many cultures at one time and gave birth to new cultures in society. The division that is sacred-profane or local-global has faded. In the religion, sacred entities (teachings) are no longer a mere personal consumption for its adherents, but pass across all religious adherents. Of these religious teachings, radicalism is a trending issue in today's media era. Radicalism is no longer produced and spread by a closed group, but is global. Social media is currently one of the most effective medium in spreading various propaganda of radicalism. Among the social media that are often used as a means of disseminating information on radicalism are; Youtube, Whatsapp, Instagram, Twitter, Facebook and several other social media. Among the radicalism content disseminated through social media includes three main things, namely teaching Puritanism, anti-state systems and racial intolerance.

 

Referensi

BIBLIOGRAPHY

Agil Asshofie, “Radikalisme Gerakan Islam”, http://agil-asshofie. blogspot.com/ 2011/10 /radikalisme- gerakan-politik.html,

Ahmad Rubaidi, Radikalisme Islam, Nahdhatul Ulama: Masa Depan Modernisme Islam di Indonesia,Yogyakarta: Logung Pustaka, 2010.

Arubusman, Muhyiddin. 2006. “Gerakan Islam Fundamentalis; Dari Bawah sampai Perjuangan Formal.” In Terorisme di tengah arus global demokrasi. Bekasi: Spectrum.

Azyumardi Azra, Islam Reformis: Dinamika Intelektual dan Gerakan, Jakarta:Raja Grafindo Persada, 1999.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. 2014. Radikalisme Agama, Tantangan Kebangsaan. Edited by Jaja Zarkasyi and Thobib Al-Asyhar. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI.

Edi Susanto,“Kemungkinan Munculnya PahamIslam Radikal diPesantren”, dalam Jurnal Tadris (Pamekasan: Sekolah Tinggi Agama Islam Pamekasan, 2007), Vol. 2, No. 1.

Hamad, Ibnu. 2004. Konstruksi Realitas Politik dalam Media Massa: Sebuah Studi Critical Discourse Analysis terhadap Berita-berita Politik. Jakarta: Granit.

Iffati Zamimah, Moderatisme Islam Dalam Konteks Keindonesiaan (Studi Penafsiran

Islam Moderat M. Quraish Shihab), Jurnal Al Fanar (Jurnal Ilmu Al Qur’an dan Tafsir), Volume 1, Nomor 1, Juli 2018.

Kementerian Agama, Radikalisme Agam dan Tantangan Kebangsaan, Jakarta: Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, 2014.

Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an Kementerian Agama,Tafsir al-Qur’an Tematik, jilid 1, Jakarta: Kamil Pustaka, 2014

M. Zaki Mubarok, Genealogi Islam Radikal di Indonesia, Jakarta: LP3ES, 2008.

Nurcholis Madjid, Islam Agama Peradaban, Mencari Makna Dan Relevansi Doktrin Islam Dalam Sejarah, Jakarta: Paramadina, 1995.

Nurjannah. 2013. Radikal vs Moderat: Atas Nama Dakwah, Amar Makruf Nahi Mungkar dan Jihad. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Pusat Bahasa Depdiknas RI, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Pusat Bahasa Depdiknas, 2008

Ridwan al-Makasari, Masjid: Studi Kasus Jakarta dan Solo, Jakarta: UIN Jakarta, 2009.

Romli, Lili. 2006. “Bangkitnya Islam Formalistik.” In Terorisme Di Tengah Arus Global Demokrasi, edited by Syahdatul Kahfi. Jakarta: Spectrum.

S, Lukman Hakim. 2014. Radikalisme Agama dan Tantangan Kebangsaan. Jakarta: Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Republik Indonesia.

Sri Yunanto, Gerakan Militan islam di indonesia dan Asia Tenggara, Jakarta: Ridep Institute, 2003.

Syamsul Bakri, “Islam dan Wacana Radikalisme Agama Kontemporer”, Dinika, Vol 3. No. 1 Januari 2004.

Diterbitkan

2021-09-08